Sabtu, 31 Desember 2016

Sekilas Tentang Anna Pryana


Ba'da Maghrib, lebih dari 20 tahun yang lalu, tepatnya 10 Oktober tahun 199x di Pelosok Kota Cirebon, telah lahir perempuan bertubuh kecil nan ringkih bernama Kartini . Ia lahir sehat tanpa kurang satu apapun, meski 12 jam setelah kelahiran bayi itu, sang kakek pergi dijemput oleh malaikat karena jatah hidupnya telah habis, sang kakek pergi tanpa perlu menunggu cucunya yang baru lahir mengerti apa itu pergi.

Jumat, 30 Desember 2016

Menulis Ala Gue (Day 30 - Days Writing Challenge Jilid 3)



Alhamdulillah, saya Lulus 30 Days Writing Challenge Jilid 3 !!!

Pertama kali mengenal 30 Days Writing Challenge adalah saat di salah satu grup whatsapp yang saya ikuti, ada informasi tentang bedah buku kolaborasi 30 Hari Menulis Tanpa Henti Jilid 2. Saat membaca, saya tertarik ingin tahu apa isi buku itu, maka mendaftarlah saya di bedah buku tersebut yang dilakukan secara online di grup whatsapp dengan pembicara kak Rezky Firmansyah (Psst..sebelumnya saya sama sekali ga tau siapa Kak Rezky ini).

Kamis, 29 Desember 2016

Rindu (Day 29 - Days Writing Challenge Jilid 3)

Rindu

Aku ingat satu rasa bernama rindu
Mendatangiku setiap hari, tak bosan menghampiri tanpa permisi
Menyerangku tanpa henti, tak pamrih meski tak kutahu apakah rindu itu berbalas rasa yang serupa
Melingkupi sekujur hati, merundung pilu tersebab rindu itu tak terbendung lagi

Aku ingat satu rasa bernama sayang
Tumbuh di palung hati tak terbilang
Semakin subur meski tanpa disirami
Nada-nada berisi rayuan penyubur rasa yang terlanjut terpatri
Menyulam bait-bait rasa peduli yang tak bisa lagi bersembunyi

Aku ingat satu rasa bernama cinta
Terlalu cepat mungkin rasanya aku sebut cinta itu tertuju kemana
Meski tak bisa lagi aku menuduh hatiku sebelah pihak mengaku cinta
Nyatanya sebelah hatiku lainnya tak mampu menyangkal jua

Aku ingat satu makhluk bernama kamu
Yang tak bisa lagi kuhilangkan dari derap langkah kaki kemanapun aku menuju
Yang tak bisa lagi kutinggalkan dari kepala kemanapun aku mengingat
Yang tak bisa lagi kulepaskan dari hati yang berdesir
Yang tak bisa lagi kusingkirkan dari bibir yang merapal doa
Namamu, yang membawa kenang segala tentang rasa yang pernah usang.

Anna Pryana
29 Desember 2016

#30DWCJilid3
#30dayswritingchallenge

#day29
#29desember2016

Rabu, 28 Desember 2016

Teman Perjalanan (Day 28 - Days Writing Challenge Jilid 3)

Kepadamu yang ingin sekali ku temui dengan ruang dan waktu yang lebih baik. Semoga perjalanan ini menjadi satu dari sekian banyak perjalanan yang pernah aku lakukan untuk bertemu dengan pengalaman-pengalaman dan kenangan yang tak akan dilupa.

Terima kasih, lagu-lagu indah yang mengalun menemani perjalanan, gerimis dan langit sendu diluaran, dan engkau @myamiamya yang menyiapkan waktu untuk bersua.

Dan buku Eka Kurniawan ini, menemaniku dengan setia.
Sejak senang membaca buku, rasanya tak pernah lagi kesepian.
Bagiku, ia adalah kawan sejati.
Setia menemani di setiap keadaan dan menghibur hati.
Saat-saat menunggu tak lagi jenuh.
Perjalanan sepanjang jarak tempuh, tak lagi terasa berat.
Hampir tak pernah lagi aku merasa bosan selama ada buku yang bisa dibaca. Termasuk saat ini, di perjalanan ini. Perjalanan yang tak pernah aku lakukan sebelumnya. Menuju tempat yang tak pernah aku datangi sebelumnya. Ada resah, namun kalah dengan rasa buncah.

Ah, rasanya tak sabar mendiskusikan banyak hal denganmu.

Anna Pryana
28 Desember 2016


#30DWCJilid3
#30dayswritingchallenge
#day28
#28desember2016

Selasa, 27 Desember 2016

Butiran Telur Mimpi dan Keranjang Masa Depan (Day 27 - Days Writing Challenge Jilid 3 - Tema Mimpi Dan Masa Depan)


Seorang gadis bernama Jelita, menemukan butiran-butiran telur berwarna keemasan di hutan belantara. Konon, jika ia mampu membawa telur-telur itu pulang ke rumah,  ia akan mendapatkan keberkahan hidup yang sesungguhnya. Ia terfikir, ingin sekali meletakkan telur-telur itu di keranjang emas kesayangannya di rumah. Rasanya pasti senang sekali, memiliki telur-telur yang indah dan tertata di keranjang emas miliknya.

Senin, 26 Desember 2016

Kepada Yang Mencintai Sendirian (Day 26 - Days Writing Challenge Jilid 3)

Kepada, yang mencinta sendirian
Cintamu tak kemana-mana
Ada sebagai kenang
Cintamu tak kemana-mana
Ada sebagai doa

Kepada, yang mencinta sendirian
Tak perlulah kau larut dalam sedih
Meski rindu yang tumbuh, hanya mampu berbuah air mata

Cintamu tetap ada sebagai doa
Memeluknya dari jauh, menjaganya dengan sujud-sujud malammu yang syahdu
Hingga waktu nanti yang akan menyembuhkanmu dari sisa-sisa harapan

Cinta tetaplah cinta
Seterluka apapun hatimu, cinta tetap kau puja sedemikian rupa, bukan?
Lalu untuk apa luka itu kau belai-belai

Tidakkah kau percaya, cinta yang benar tak akan membawa luka?
Lalu jika luka itu semakin nyata, masihkah pantas kau sebut itu cinta?

Cinta tiba di hatimu, dari yang Maha Mencinta
Yang tak mungkin melukai hati manusia
Maka bagaimana jika kau terluka?
Bukan, bukan dari-Nya
Tengok bagaimana caramu mencinta
Sudahkah benar sesuai mau-Nya?

Anna Pryana
26 Desember 2016


#30DWCJilid3
#30dayswritingchallenge
#day26
#26desember2016

Minggu, 25 Desember 2016

Puisi Untuk Hati (Day 25 - Days Writing Challenge Jilid 3)

Langit pagi selalu menarikku terduduk di ruang imaji
Menyusun kata demi kata menjadi puisi, sebagai hadiah untuk hati

Kau hadiahi puisi apa hatimu hari ini, Na?

Ah, aku hanya ingin mengajak hatiku bersyukur. Itu saja.
Apapun, atas apapun itu.
Tak hanya teruntuk segala nikmatNya yang setiap hari menghujaniku bertubi-tubi
Atau karuniaNya yang menyinariku tiada henti
Bukan, bukan hanya untuk hal sebatas itu
Karna itu sudah barang tentu menjadi hal yang harus kau Hamdalah-i

Hari ini, ku ajak hatiku untuk berbisik Alhamdulillah, untuk setiap sakit yang di rasakan oleh fisik, jiwa dan hati
Untuk segala luka yang tertoreh atas ketidaksengajaan alam, melukai rasa
Untuk segala ketidaksengajaan kata yang menyakiti telinga
Untuk segala ketidaksengajaan raut wajah yang menyakiti mata
Untuk segala ketidaksengajaan persepsi yang menyakiti hati

Alhamdulillah
Alhamdulillah
Alhamdulillah
Segala puji hanya bagiMu, Allahku
Yang menciptakan hati yang begitu perasa.


Anna Pryana
25 Desember 2016

#30DWCJilid3
#30dayswritingchallenge
#day25
#25desember2016
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...